Home / Headline / Kabar Desa / Kabar Kota

Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:53 WIB

Komisi A : Penunjukan Kampus Akreditasi B Untuk Kompetensi Perangkat Desa

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Komisi A, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan, didalam peraturan Daerah No 4 Tahun 2017 tentang Perangkat Desa, mengharuskan Tim Seleksi menunjuk Perguruan Tinggi Akreditasi B dalam pembuatan naskah soal.

“Dan kami sangat mendukung aturan itu,” kata Anggota Komisi A, Bambang Hermawan, kepada Suaradesa.co, Rabu (12/8/2020).

Politisi asal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ini menyatakan, dengan adanya pasal yang berbunyi penunjukan Perguruan Tinggi ber-akreditasi B, bertujuan agar calon perangkat desa yang melaksanakan tes tulis memiliki kompetensi semua.

“Kalau tidak terakreditasi B, bisa jadi soal yang dibuat mudah dijawab dan tidak menunjukkan kompetensi diri dari masing-masing peserta,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Pantau Pembuatan Dinding Darurat

Kualitas soal dari Perguruan Tinggi memang menjadi pertimbangan utama didalam Perda tersebut. Sehingga, kedepan Pemerintah Desa memiliki calon-calon perangkat desa yang memiliki keahlian (skill).

“Jika berbicara anggaran, biaya menggandeng PT berakreditasi B ini memang fleksibel. Antara perguruan satu dengan lain tidak sama,” imbuhnya.

Menurutnya, Pemdes harus bisa mengalokasikan anggaran dengan baik dan benar dalam melaksanakan seleksi Perangkat Desa ini.

“Karena, kita kan tidak tahu berapa anggaran menggandeng PT tersebut,” imbuh Bambang.

Pria ramah ini, memberikan contoh desa di Kecamatan Dander yang melakukan seleksi dengan cara kolektif. Sehingga, beban biaya untuk mendapatkan Perguruan Tinggi ini menjadi ringan.

Baca Juga :  191 Desa di Bojonegoro Terima Pencairan Dana Desa Tahap I

“Kalau masih merasa mendapatkan kesulitan silahkan koordinasi dengan Camat atau kami, teman-teman di Komisi A,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD), Mahmudin, menegaskan, Pemdes harus komitmen jika ingin mendapatkan perangkat desa yang berkualitas.

“Komitmen, artinya ya harus mematuhi aturan didalam Perda,” tandas mantan Camat Ngasem ini.

Dia ungkapkan, banyak Pemdes yang sudah melaksanakan seleksi perangkat desa tidak mempermasalahkan biaya dari Perguruan Tinggi berakreditasi B.

“Contoh saja Desa Campurejo, mereka benar-benar komitmen dalam melaksanakan seleksi,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Headline

Siap Ditempati, Pasar Banjarejo Hari ini Diresmikan

Headline

Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Pelatihan Ecoprint

Headline

Bupati Bojonegoro Resmikan IGD – PONEK di RSUD Sumberejo

Headline

Komisi A : Penyusunan RPJMDes Butuh Tim Pendamping

Headline

Upacara Bendera HUT RI ke-75 di Tengah Pandemi Covid-19
Gubernur Jatim Dorong Batik Gedog Menjadi Potensi Desa Devisa

Kabar Kota

Gubernur Jatim Dorong Batik Gedog Menjadi Potensi Desa Devisa di Kabupaten Tuban

Headline

La Nina, Bupati Bojonegoro Himbau Warga Siap Siaga

Headline

Pelebaran Jalan di Wilayah Bojonegoro Barat Masih Proses Pembebasan Lahan