Home / Kabar Desa

Rabu, 3 Agustus 2022 - 13:32 WIB

IKM Wahyu Drenges Dapat Pendampingan dari KKN-T Universitas Bojonegoro

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Industri kecil menengah (IKM) bisa menjadi penggerak ekonomi dari bawah yang bisa mensejahterakan sekitarnya. Tentu, IKM juga harus mendapatkan pendampingan agar bisa memperluas pengetahuan dan menjalin berbagai kerjasama sehingga dapat memperbaiki kualitas, manajemen usaha, menjangkau pasar yang lebih luas dan dapat meningkatkan omset penjualannya.

Maka dari itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 9 Universitas Bojonegoro (UNIGORO), melakukan pendampingan pada Industri Kecil Menengah (IKM) Wahyu yang berada di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

Singgih Bayu, selaku ketua kelompok 9 KKN-T Universitas Bojonegoro menjelaskan, peningkatan sumber daya manusia (SDM), legalitas usaha, efisiensi produk, dan juga peningkatan digital marketing merupakan salah satu fokus dari pendampingan pada IKM Wahyu.

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Resmikan IGD - PONEK di RSUD Sumberejo

“Sehingga dalam rangka menjamin legalitas usaha serta meningkatkan omset IKM tersebut, kelompok 9 KKN-T mendaftarkan Ibu Paninten atas nama anaknya Fika Wahyu selaku pemilik IKM Wahyu pada dinas terkait, seperti dinas kesehatan & dinas perdagangan,” ujarnya, Rabu (3/8/2022).

Lanjut mahasiswa semester 6 Fakultas Hukum, pendaftaran legalitas usaha yang meliputi NPWP dan NIB telah selesai pada Kamis (21/07/2022), secara online. Sedangkan sertifikat Halal dan HAKI sedang dalam proses pengajuan, Selasa (2/08/2022) di Universitas Bojonegoro yang juga dibantu oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Moh. Yusuf Dawud.

Sementara itu, Paninten pemilik IKM Wahyu, sangat bersyukur dengan hadirnya teman-teman KKN-T kelompok 9 Universitas Bojonegoro di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras. Karena telah membantu dalam memajukan usahanya mulai dari membantu produksi, inovasi produk, hingga ke pemasaran offline maupun online dalam sistem digital marketing.

Baca Juga :  Petani asal Desa Ngunut Berhasil Budidayakan 61 Pohon Jeruk

“Saya sangat berterima kasih sudah dibantu dalam hal peningkatan kualitas produk dan kemasan yang lebih baik oleh temen-temen mahasiswa Universitas Bojonegoro,” ungkapnya.

Ia tidak menyangka IKM nya terpilih oleh Universitas Bojonegoro untuk mendapatkan pendampingan. Apalagi IKM Wahyu sebelumnya hanya memiliki beberapa produk dan varian rasa saja, yakni original, manis, dan balado. Namun, dengan adanya KKN-T kelompok 9 ini dapat memberikan inovasi rasa terbaru yakni pedas manis dan jagung manis.

“Semoga dengan adanya pendampingan ini, IKM Wahyu bisa berkembang dan terpasarkan secara nasional,” harapannya. (rin)

Share :

Baca Juga

Headline

Gus Menteri : Rintisan Wisata Desa Tebing Gupit Akan Jadi Ikon

Kabar Desa

Fokus Penanganan Covid 19, Inilah Jawaban Bupati Bojonegoro Terhadap Sisi Belanja APBD-P

Headline

Kelompok Tani Desa Purwoasri Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair

Headline

Pemdes Tanggir Siap Sukseskan Pendataan SDGs 2021

Headline

Hasil Pemeriksaan, Kades Kapas Gelapkan APBDes Sebesar Rp500 Juta

Headline

Dinas UMKM Bojonegoro Kembali Buka Penerimaan Berkas Bantuan Tahap Dua

Kabar Desa

Pemdes Tinawun Launching Taman Toga di Makam Wali Gotong Syekh Zakaria

Kabar Desa

Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Tegaskan Social Mapping Bagi Warga