Pertamina EP Cepu
Kabar Desa

Harga Anjlok, Petani Enggan Panen Porang

403
×

Harga Anjlok, Petani Enggan Panen Porang

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co – Syaifudin

Bojonegoro — Petani porang di Desa Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro merana karena harga porang yang anjlok drastis. Menurut data yang diperoleh awak media suaradesa.co, harga porang saat ini turun sekitar 50% dari harga normalnya.

Danis Petani Porang asal Desa Klino mengatakan, bahwa harga porang yang tidak menentu telah menjadi masalah yang serius bagi petani setempat. Petani yang sebelumnya mengandalkan hasil panen porang untuk menghidupi keluarga mereka, sekarang harus mencari sumber penghasilan lain.

Baca Juga :  DPRD Bojonegoro Dorong Harmonisasi Kades-Sekdes Desa Talok

“Banyak petani yang enggan memanen tanaman porangnya karena dirasa rugi jika dipanen sekarang,” ungkapnya kepada suaradesa.co, Senin (1/5/2023).

Dia juga mengatakan bahwa tanaman porang itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk siap dipanen, beda halnya dengan tanaman jagung yang bisa dipanen dua hingga tiga kali selama satu tahun.

“Harga porang saat ini hanya Rp. 3000 yang basah sedangkan yang kering yang berbentuk chip harganya Rp 25.000 padahal dulu di tahun 2021 harga porang itu sampai 6000-7000 untuk yang basah sedangkan untuk yang kering itu mencapai 60.000,” ujarnya.

Baca Juga :  Teka-Teki Penahanan Kades Kentong Terkait SK Palsu Perades

Dia menambahkan, bahwasanya tanaman porangnya jika dipanen sekarang akan mengalami kerugian mulai dari biyaya tanam hingga biyaya tenaga untuk panen porang.

“Kedepannya semoga harga porang kedepannya bisa setabil seperti dulu lagi, agar petani Porang bisa hidup sejahtera,” harapnya.(Sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *