Kabar Desa

Catut Nama Sekda Bojonegoro, Kades Ngelo Sebut Aset Warga Harus Diserahkan Pemerintah

590
×

Catut Nama Sekda Bojonegoro, Kades Ngelo Sebut Aset Warga Harus Diserahkan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro – Warga Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo terdampak Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Gerak merasa resah dengan pengumuman yang disampaikan perangkat desa setempat terkait proses ganti untung.

Warga setempat Tari (25), mengatakan, jika ada pengumuman dari Kepala Dusun (Kasun) Matar, jika warga yang memilih ganti untung harus menyerahkan aset pribadi ke pemerintah.

“Yang benar bagaimana?,”ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Ngelo, Tri Maryono, mengatakan, jika pengumuman itu tanpa sepengetahuannya. Namun, bisa dipastikan jika yang dilakukan Kasun Matar berdasarkan pernyataan Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah saat rapat di Pemkab, Kamis (5/10/2023) lalu.

Baca Juga :  Pemdes Ngunut Tingkatkan Empat Unit Usaha BUMDes Mekar Bimo

“Kalau mau tanya, ya tanya bu Sekda (Nurul Azizah-red),”elaknya.

Dia mengaku, jika pada saat rapat Sekda Nurul mengatakan jika aset pribadi warga yang ganti untung harus diserahkan ke pemerintah karena sudah diganti uang.

“Itupun yang tanya warga Desa Kalangan. Tanya, apa asetnya ditinggal atau bisa dibawa pindah. Lalu dijawab bu Sekda Ya karena sudah dibayar pemerintah semua harus diserahkan,”tandasnya.

Dikonformasi terpisah, Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah, menanyakan siapa yang memberi pernyataan itu. Karena didalam rapat tidak ada kalimat penyerahan aset pribadi bagi warga terdampak.

Baca Juga :  Babinsa dan Warga Sekitar Sumur Tua Gelar Kerja Bakti Sosial

“Siapa yang bilang begitu?,”tanya Nurul.

Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN), Andreas, beberapa waktu lalu menegaskan, jika tidak ada aset yang diminta dari warga setelah proses pembebasan lahan untuk Bendungan Karangnongko selesai.

“Setelah semua proses selesai, baik itu relokasi atau ganti untung, tidak ada penyerahan aset kepada negara. Itu sama sekali tidak ada,”pungkasnya. (rin/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *