HeadlineKabar DesaKabar Kota

Bupati Anna : Awasi dan Evaluasi Pembangunan Dengan Turun Langsung Melalui Sambang Desa

30
×

Bupati Anna : Awasi dan Evaluasi Pembangunan Dengan Turun Langsung Melalui Sambang Desa

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu’awanah, begitu jeli melihat perkembangan pembangunan di pedesaan. Bagaimana tata kelola lingkungan, kebersihan, keindahan, serta infrastruktur jalan dan jembatan.

Seperti dalam perjalananya di Desa Miyono, Kecamatan Sekar, dalam acara Sambang Desa, Bupati Anna Mu’awanah melihat beberapa hal yang harus dilakukan perbaikan.

“Saya tadi perjalanan ke Desa Miyono, melihat sepanjang kanan kiri jalan tidak ada penahan sama sekali, ada dua titik tolong Dinas terkait dicek,” tegasnya saat memberikan sambutan, Kamis (10/9/2020) kemarin.

Meskipun merupakan wilayah Perhutani, namun Pemkab Bojonegoro terus berupaya untuk mendapatkan perizinannya supaya pembangunan tetap berjalan lancar.

Pihaknya meminta agar sebelum kontruksi ambrol, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang harus segera menanganinya.

Baca Juga :  KPU Bojonegoro Sosialisasikan Verifikasi Faktual Kepengurusan dan Keanggotaan Parpol

Banyak hal yang bisa dilihat langsung oleh Pemkab Bojonegoro jika turun ke lapangan sekaligus mengevaluasinya.

Pihaknya mengaku, jika potensi pengembangan ternak di Kecamatan Sekar sangat luar biasa. Sehingga, melalui Dinas Peternakan dan Perikanan terus berupaya meningkatkan program inseminasi buatan atau IB.

“Tujuannya agar perkembangan sapi di Kecamatan Sekar terus meningkat,” tandasnya.

Pihaknya menjelaskan, jika sekarang ini Desa Sekar sudah seperti perkotaan. Termasuk akses jalan yang rigid atau cor beton dan memudahkan akses transportasi masyarakat menuju Kabupaten Nganjuk.

“Sekarang pembangunan jalan rigid di wilayah selatan Bojonegoro sudah hampir tuntas mulai dari ujung Kecamatan Sekar hingga Kecamatan Gondang,” tandasnya.

Diungkapkan, sekarang ini seluruh masyarakat Bojonegoro juga tidak perlu khawatir ketika mau berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit, karena kini biaya pengobatan sudah ditanggung oleh Pemkab Bojonegoro lewat asuransi BPJS yakni UHC (universal health care).

Baca Juga :  Desa Canga'an Bentuk BUMDes Optimalkan Potensi Pembuat Kue Tradisional

“Yang lebih membanggakan lagi, diseluruh Jawa Timur baru dua Kota/Kabupaten yang sudah menerapkan UHC tersebut, yakni Kota Surabaya dan Kabupaten Bojonegoro,” tandasnya.

Bupati Anna, sebelum mengakhiri sambutan juga berpesan kepada segenap warga agar selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, yang kedua sekiranya ada halaman rumah yang lapang untuk ditanami pohon agar rindang, selalu menjaga kerunan dan yang terakhir untuk selalu menjaga lingkungan dengan tidak merusak melalui vandalisme terhadap aset-aset milik Desa maupun pemerintah Daerah maupun Pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *