Home / Headline / Kabar Kota

Minggu, 19 Juli 2020 - 09:45 WIB

Warga Desa Pejok Antusias Soal Pembangunan Waduk

Suaradesa.co (Pejok) – Warga Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, nampak antusias dengan rencana pembangunan waduk oleh pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.

Kepala Desa Pejok, Guntur Priyanto, menyampaikan, sebagian besar warga desanya adalah petani. Ada ribuan hektar sawah yang merupakan sawah tadah hujan.

“Karena sawah tadah hujan, jadi ya tidak tentu panennya. Setahun hanya satu kali saja,” katanya, Sabtu (18/7/.2020).

Dia mengungkapkan, jika pada zaman Belanda, di lokasi yang akan dijadikan waduk sudah ada bebatuan yang menandakan pernah akan dibuat waduk kala itu. Lalu, pada tahun 2004 kembali direncanakan namun belum terealisasi.

“Sudah tiga kali ibu bupati datang kesini untuk melihat kondisi lahan pertanian warga desa Pejok, akhirnya impian sejak zaman nenek moyang untuk punya waduk jadi kenyataan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dinas Perhubungan Beri Pembinaan 260 Operator Perahu

Salah satu warga, Poniran (50), mengaku senang dengan rencana pembangunan waduk. Selain, bisa membantu pengairan sawah juga bisa berpotensi jadi lokasi wisata lokal.

“Ya kalau waduknya bisa dijadikan wisata malah bagus lagi, warga akan kena dampak positifnya,” imbuhnya.

Rencana pembangunan waduk di Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, telah dimulai sejak visitasi pertama pada tahun 2004 silam.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air, Tedjo Sukmono mengungkapkan, pada tahun 2006 sempat dilakukan review desain Waduk Suplesi Pejok, termasuk model tes, di Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan, salah satu hasil rekomendasi diperlukannya spillway rencana 10 meter, sehingga didapatkan kapasistas tampungan waduk menjadi 6,5 x 106 M3.

Baca Juga :  BPD Pelem Gelar Musdes Pembentukan Panitia Pilkades

“Waduk ini didesain dengan ketinggian 10 meter ternyata mengenai 8 sutet SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) milik PLN,” ungkapnya.

Untuk rencana pembangunan Waduk Pejok yang memiliki volume tampungan optimal 3,7 Juta M3 dan maksimal 6,7 juta M3, diperkitakan akan menghabiskan anggaran Rp80 miliar.

“Proses lelang kalau semua proses AMDAL selesai, perkiraan Agustus tahun 2021,” imbuhnya.

Dikatakan, Waduk Pejok ini,mampu mengairi areal pertanian hingga 3.589 ha sawah di 4 daerah irigasi (DI) Kecamatan Baureno, Sumberrejo dan Kepobaru serta mencegah banjir saat musim penghujan tiba. (Naf)

Penulis : Nafita sari

Editor : H. Ulya

Share :

Baca Juga

Headline

Disperinaker Bojonegoro Beri Pelatihan Produksi Pakan Ternak

Kabar Kota

Mas Bupati Tuban Launching Command Center

Headline

Jalankan Arahan Bupati Bojonegoro, Kompak Normalisasi Drainase

Headline

MWC NU Kalitidu Laksanakan Reaktivasi Organisasi Menggunakan Protokol Covid 19

Headline

Zona Merah, Dinas Pendidikan Kembali Terapkan Sifajargoro

Headline

Warga Bojonegoro Selatan Marak Budidaya Porang

Headline

Refleksi Hari Santri ditengah Pandemi

Headline

Safari Ramadhan, Bupati Bojonegoro Tekankan Terus Membangun Toleransi