HeadlinePeristiwa

Sakit Menahun, Mbah Ramidi Gantung Diri di Pos Ronda

36
×

Sakit Menahun, Mbah Ramidi Gantung Diri di Pos Ronda

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Blora) – Di tengah umat muslim sedang menjalankan ibadah sholat tarawih, mbah Ramidi (77) warga Dukuh Karangtengah, Desa Singget, Kecamatan Jati, Blora – Jawa Tengah, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rondan (pos kamling), Sabtu malam (9/4/2022).

Kejadian itu sontak membuat heboh warga setempat. Mereka tidak menyangka mantan perangkat desa itu harus tewas dengan cara mengenaskan.

Baca Juga :  Inilah Atensi Komisi A Dalam Perubahan RPJMD Termasuk Sektor Pertanian

Polisi yang mendapat laporan segera melakukan olah TKP di lokasi kejadian bersama tim medis. Dari kesimpulan yang didapat, korban murni bunuh diri karena tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Murni bunuh diri,” ungkap Kapolsek Jati melalui Kanit Reskrim, Jasman.

Jasman menceritakan, jika awalnya, korban meminta ijin keluarganya untuk sholat tarawih.

“Malam itu seperti biasa korban berangkat ke mushola untuk sholat isya dan tarawih, namun tiba-tiba korban ditemukan warga sudah MD gantung dengan seutas tali di pos ronda sekira pukul 19.30 Wib,” jelasnya.

Baca Juga :  Tema dan Warna Kaos Jadi Sorotan di HAB ke-78 Kemenag Bojonegoro

Diduga Mbah Ramidi depresi karena mengalami sakit lambung menahun yang tidak kunjung sembuh.

“Dari keterangan keluarga para saksi, korban mengalami depresi akut, sehingga senekat itu,” pungkas Jasman. (*Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *