Home / Headline

Kamis, 25 Juni 2020 - 15:38 WIB

Remaja Jampet Terima Jasa Menggambar Tangan dengan Henna

Suaradesa.co (Jampet) – Membuat hiasan di tangan khususnya bagian jemari dengan Henna, ternyata tidak mudah. Butuh keahlian khusus dalam melakukannya.

Seperti yang dilakukan Fatimah (19), remaja asal Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, yang mengaku masih terus belajar menghias tangan dan jemari menggunakan Henna. Pertama belajar adalah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler disekolahnya.

“Sebenarnya bisa, tapi butuh belajar lebih lama lagi,” kata mahasiswi UIN Sunan Giri Bojonegoro ini.

Dalam mendesain gambar dikulit, gadis berparas manis ini masih membutuhkan bantuan internet. Banyak desain yang bisa dicontoh untuk dikerjakannya.

“Ini saja masih nyontek desain gambar di internet, belum mahir sih,” ujarnya merendah.

Baca Juga :  52 Desa di Bojonegoro Masuk Nominator Lomba Video "Nglenyer"

Tidak hanya sering dimintai bantuan calon pengantin, Fatimah juga sering menghias tangan teman-teman dan tetangganya jelang Hari Raya Idul Fitri.

“Rame itu kalau pas Idul Fitri, banyak yang minta di Henna,” ungkapnya malu-malu.

Meski tidak mematok harga, namun perempuan berhijab ini berupaya untuk membuat gambar seindah mungkin. Dengan motif bunga, sulur daun, dan lain sebagainya, dia menggunakan merk Henna yang berkualitas.

“Ini agak lumayan bagus bikinnya. Masih sekolah tahun lalu ya jelek banget,” imbuh Guru bantu di sekolah negeri di Desa Jampet ini. .

Baca Juga :  Enam Kabupaten/Kota Tandatangani Program Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Dia berharap, kemampuannya dalam menggambar tangan dan jari seseorang semakin meningkat. Mengingat, kondisi Pandemi Covid-19 sekarang yang memaksa semuanya mengurangi aktivitas diluar rumah.

“Bisa buat tambahan uang jajan lah, kalau ngajar kan nunggu situasi normal. Sekarang masih libur sekolahnya,” lanjutnya.

Firda (20) salah satu pelanggan mengungkapkan, desain atau motif yang digambar Fatimah dinilai bagus. Meski tidak semahir dan hasilnya tidak sebagus di internet, namun cukup jika hanya untuk bergaya.

“Cuma untuk gaya-gayaan saja. Aku suka berhias soalnya,” tandas mahasiswi di salah satu Universitas swasta Bojonegoro. (*Wed)

Share :

Baca Juga

Headline

Pemdes Purwosari Gotong-Royong Bersihkan Kali Mati

Headline

Desa Canga’an Bentuk BUMDes Optimalkan Potensi Pembuat Kue Tradisional

Headline

Kemendes PDTT: RPP BUMDes Diharapkan Akomodir Aspirasi Semua Elemen

Headline

Komisi A : Penunjukan Kampus Akreditasi B Untuk Kompetensi Perangkat Desa

Headline

Komisi C Minta Prioritaskan Warga Lokal Sebagai Naker JTB

Headline

Ekstrim, Taman Kunto Wijoyo Tawarkan Pengalaman Bermain Api

Headline

Tim Gugus Desa Tanggir Patroli Jam Malam

Headline

Targetkan Lolos Liga 2, Tim Pelatih Minta Masyarakat Dukung Persibo