Home / Headline / Kabar Kota

Senin, 27 Juli 2020 - 14:03 WIB

Penanganan Covid-19 Pangkas ADD Tahap II

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Kondisi pandemi di Indonesia mengharuskan pemerintah menggelontorkan dana besar guna menangani Covid-19. Hal ini menyebabkan adanya perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) tahun 2020 yang berimbas pada menurunnya Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II.

Kasi Binas Keuangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bojonegoro, Haris Efendi, mengungkapkan ADD tahap I sudah cair semua. Sementara ADD tahap II masih dalam proses dan jumlahnya turun dari nilai pagu di APBD induk.

Baca Juga :  KADIN Bojonegoro Beri Penghargaan Narasumber Goes to Campus

“Bahkan, desa penghasil minyak dan gas (migas.red) seperti Desa Mojodelik dan Gayam, Kecamatan Gayam juga mengalami penurunan jumlah ADD tahap II-nya,” terangnya, Senin (27/7/2020).

Bedasarkan data yang diperoleh, ADD tahap I Desa Gayam sebesar Rp705.553.750, sedangkan tahap ke-II hanya sekitar Rp128 juta.

Sementara untuk Desa Mojodelik, ADD tahap I sebesar Rp705.1311.250 dan menurun di tahap ke-II menjadi Rp126.159.575.

Baca Juga :  Sakit Menahun, Mbah Ramidi Gantung Diri di Pos Ronda

“Tahap kedua mengalami penurunan karena adanya Pandemi Covid-19. Hal itu sudah sesuai dengan PMK 35/07/2020,” tegasnya.

Sementara 25 persen untuk ADD tahap II yang sudah disesuaikan dari pagu Rp172.071.355.800 adalah sebesar Rp30.578.762.275.

“Tahap ketiga nanti ada perubahan lagi di APBD Perubahan, tapi estimasi penurunan hingga Rp1 miliar,” pungkasnya.(*sar)

Penulis : Nafita Sari

Editor : H. Ulya

Share :

Baca Juga

Kabar Kota

Maftukhan Bagi Ribuan Sembako di Tengah Pandemi Covid-19
Peresmian jembatan kanor

Headline

Bupati Anna Wujudkan Mimpi Warga Kecamatan Kanor

Headline

Update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 5 Juni 2020

Kabar Kota

Dorong Implementasi UU No 1/2022 Terkait Dana Abadi

Headline

Pemkab Bojonegoro Resmikan BOOSTER 119

Headline

ASTI Bojonegoro Imbau Terapis Gunakan APD Saat Treatmen

Headline

EMCL Gelar Lokakarya TKDN untuk Kontraktor Lokal

Headline

Prediksikan APBD Bojonegoro 2022 Berkisar Rp4,5 Triliun