HeadlineKabar Kota

Pemkab Bojonegoro Terima Piagam Penghargaan UHC Program JKN – KIS Tahun 2020.

117
×

Pemkab Bojonegoro Terima Piagam Penghargaan UHC Program JKN – KIS Tahun 2020.

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Prestasi membanggakan di terima oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dari Kepala Deputi Direksi BPJS Kesehatan Jawa Timur atas komitmennya mendukung tercapainya Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta yang merupakan satu satunya Kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di atas 95% dari 29 Kabupaten dan sembilan Kota Se Jawa Timur.

Bertempat di Gedung Angling Dharma, Rabu (23/9/2020) Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mewakili Pemkab Bojonegoro menerima Piagam Penghargaan tercapainya UHC program JKN-KIS di tahun 2020. Kabupaten Bojonegoro dengan jumlah penduduk 1.335.840 yang sudah terintegrasi JKN sebanyak 1.319.301 (98,76%). Turut hadir Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala OPD, Direktur RSUD, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  Lima Desa di Kecamatan Soko Dapat Program Patra Daya, Ini Pesan Camat Soko

Kepala Deputi Direksi BPJS Kesehatan Jawa Timur, I Made Puja Yasa mengatakan apresiasi diberikan dengan adanya perjanjian kerjasama yang di lakukan oleh Pemkab Bojonegoro dengan BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro perihal tentang penyelenggaraan JKN bagi penduduk Kabupaten Bojonegoro dalam rangka UHC.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan bahwa berkat dukungan dan kerjasamanya dari semua pihak mulai Pemerintah Desa, Puskesmas, RSUD, BPJS, dan Pemerintah Kabupaten sehingga dapat terwujud UHC. Sebanyak 98.76% warga Bojonegoro telah terdaftar dan mendapatkan fasilitas di BPJS.

Baca Juga :  Raperda RTRW Dikebut, Targetkan Akhir Bulan Selesai

“ini semua adalah bagian dari upaya kami kepada warga Bojonegoro, bahwa kesehatan adalah pelayanan yang paling pokok”, ungkap wanita yang akrab disapa Bu Anna ini.

Bupati wanutabwanuta pertamadpertama di Bojonegoro ini memintam agar ada peningkatan pelayanan kesehatan. termasuk menyiapkan sarana prasana yang mudah di jangkau oleh warga, kualitas perawatan, dan SDM secara umum maupun spesialis.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *