Home / Headline / Kabar Kota

Senin, 18 Mei 2020 - 09:01 WIB

Pemkab Bojonegoro Targetkan Cetak 838 Sarjana

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Salah satu  program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, adalah meningkatkan  sumber daya manusia (SDM). Seperti program satu desa dua sarjana dan beasiswa scientis.

Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Dandi Suprayitno menjelaskan, program beasiswa satu desa dua sarjana yang digulirkan Pemkab Bojonegoro untuk pemerataan pendidikan khususnya bagi warga miskin agar tetap bisa mengenyam pendidikan perguruan tinggi.

“Program tersebut untuk peningkatan sumber daya manusia agar  berdaya saing yang berkualitas di era digitalisasi,” ujarnya, Senin (18/5).

Program ini, lanjut Dandi untuk pemerataan ilmu pengetahuan dan keterampilan masing-masing orang atau warga yang memerlukan, serta mengurangi jumlah mahasiswa yang putus kuliah karena kurangnya biaya pendidikan.

Baca Juga :  Api Membakar Tiga Rumah di Desa Pagerwesi

Ditambahkan, beasiswa satu desa dua sarjana ini juga merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi dari Pemkab bagi mahasiswa Bojonegoro untuk lebih berprestasi baik secara akademik maupun non akademik.

“Dengan program ini Bojonegoro setiap tahun akan memiliki lulusan Sarjana 838 orang,” pungkas Dandi.

Dari data yang didapat, syarat Pengajuan Beasiswa Satu Desa Dua Sarjana  antara lain

Dinas Pendidikan menyampaikan informasi beasiswa pendidikan tinggi warga miskin satu desa dua sarjana melalui korwil pendidikan kecamatan, sekolah dan website.

Baca Juga :  Jelang HJB ke-334, Pembangunan Merata Sejahtera Terasa

“Calon penerima beasiswa mendaftar melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro dengan melampirkan persyaratan,” lanjutnya.

Tim seleksi Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menyeleksi usulan yang telah masukIV. Dinas Pendidikan Bojonegoro mengajukan SK tentang penetapan calon penerima beasiswa yang memenuhi syarat kepada Bupati Bojonegoro

Dalam hal jumlah pemohon besiswa yang memenuhi syarat melebihi pagu yang terpasang di DPA dinas pendidikan maka penetapan penerima didasarkan pada ranking IP mahasiswa/ ranking nilai ujian sekolah berdasarkan desa tempat tinggalnya.

“Bupati Bojonegoro menetapkan penerima beasiswa pendidikan tinggi warga miskin satu desa dua sarjana,” pungkasnya. (*Sar)

Share :

Baca Juga

Headline

Edukasi Masyarakat Berkebun Permakultur

Headline

Lima Rumah di Desa Sendangharjo Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Headline

Besok, Bupati Bojonegoro Resmikan Akses Jalan Dusun Mbothi
Barisan Petani dan Nelayan Di Bojonegoro Deklarasikan Dukungan Untuk Muhaimin Iskandar

Headline

Barisan Petani dan Nelayan Di Bojonegoro Deklarasikan Dukungan Untuk Muhaimin Iskandar

Kabar Kota

Menjelang Purna, Kepala SMAN 1 Randublatung Meninggal Dunia

Headline

Kecamatan Dander Siap Jadi Percontohan Soal Seleksi Perades

Headline

Bantu Pengobatan Ibu, Pelaku Pencurian Helm Dibebaskan Melalui RJ

Kabar Kota

Luncurkan Damisda, Upaya Pemkab Bojonegoro Lakukan Pemutakhiran Data Mandiri Kemiskinan