Home / Headline / Kabar Desa

Selasa, 5 Juli 2022 - 19:29 WIB

Melihat Proses Produksi Minyak Kayu Putih di BKPH Pradok

Melihat Proses Produksi Minyak Kayu Putih di BKPH PradokSuaradesa.co (Bojonegoro) – Semua orang pasti sudah tahu dengan minyak kayu putih. Di berbagai daerah disebut dengan minyak telon, atau minyak cajuput.

Semuanya berasal dari daun pohon kayu putih. Daun kayu putih bak pohon ajaib, selalu dibawa di dalam saku selama perjalanan.

Ekstrak daun ini mampu meringankan masuk angin, pusing, dan pegal-pegal secara tradisional, tumbuhan endemik ini tersebar luas di Indonesia.

Jenis pohon minyak kayu putih ialah Eucalyptus globulus, Malaleuca Viridiflora Corn, Melaleuca alternifolia, dan Malaleuca Cajuput, semuanya menghasilkan kandungan cyenol.

Proses ekstraksinya tak mudah, butuh waktu dan tenaga ekstra untuk menghasikan tiap tetes minyak kayu putih yang berharga.

Selama ini tak banyak yang tahu bahwa Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu daerah penghasil komoditas kayu putih di Indonesia.

Baca Juga :  Rekonstruksi Perahu Kuno di Desa Padang

Di antaranya di Dusun Pradok Desa/ Kecamatan Bubulan, Bojonegoro, Jawa Timur. Tanaman minyak kayu putih milik Perhutani disuling untuk diambil minyaknya di sini.

Perhutani tak hanya memproduksi bahan baku yang berasal dari tanaman kayu putih, melainkan juga mengolahnya hingga menjadi minyak dengan alat penyulingan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Munaji penjaga tempat penyulingan minyak kayu putih mengatakan, untuk tahun ini penyulingan minyak kayu putih kurang begitu maksimal sebab cuaca masih tidak menentu, beda dengan tahun lalu satu hari bisa mencapai 40 liter.

“Untuk sekarang ini produksi kurang bagus, bisa di katakan mengalami penurunan di sebabkan oleh cuaca, sekarang sekali menyuling bisa dapat 5 liter sudah bagus,” ungkapnya, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga :  Belum Sempat Nikmati Hasil Curanmor, Pria Asal Randublatung Dicokok Polisi

Dia menambahkan, setelah di suling minyak kayu putih ini nantinya akan di ambil oleh petugas dari KPH Bojonegoro. Untuk bahan baku minyak sendiri ini tidak hanya dari BKPH Pradok, bahan baku minyak ini juga mengambil dari BKPH lain, seperti Ringinanom dan Tengger.

“untuk jangka masak penyulingan minyak kayu putih sendiri memerlukan waktu 3-4 jam. Setelah tanaman minyak kayu putih selesai disuling limbah tanaman diangkat dan dimuat di truk, untuk batang yang agak besar biasanya di buat bahan bakar untuk mengolah kayu putih,” terangnya.

Pengolahan minyak kayu putih di BKPH Pradok ini di lakukan hanya saat musim kemarau, bulan ini tempat penyulingan minyak kayu putih BKPH Pradok baru memulai produksi di pertengahan bulan mei.(sya)

Share :

Baca Juga

Headline

Semangat Bupati Anna Ditengah Prosesi Persemayaman Api Abadi Yang Sederhana

Headline

Disnaker Bojonegoro Lakukan Pendataan Tenaga Kerja

Headline

Dinas Pertanian dan TNI lakukan Pengendalian Hama

Headline

Ahmad Bukhori Resmi Menjabat Ketua PN Bojonegoro

Headline

Targetkan Jadi Lumbung Pangan, Pemkab Bojonegoro Beri Pembinaan Gapoktan

Headline

Ngobrol Pinter Seloso Awan, Diskusi Ringan Perempuan Berdaya di Bojonegoro

Headline

Sumur Tua Mangkrak, Banyak eks Penambang Beralih Pekerjaan

Headline

IPSI Kecamatan Untuk Jaring Potensi di Tingkat Bawah