Headline

Kapolres Bojonegoro : Takbir Virtual Bisa Jadi Obat Rindu di Malam Lebaran

169
×

Kapolres Bojonegoro : Takbir Virtual Bisa Jadi Obat Rindu di Malam Lebaran

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu’awanah didampingi Kapolres Bojonegoro, AKBP Budi Hendrawan bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, menggelar Takbir Virtual dan Pesan Idul Fitri dari Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Sabtu, (23/5).

Takbir Virtual tersebut juga diikuti jajaran Forkopimcam Se Kabupaten Bojonegoro yang bertempat di pendopo Kecamatan masing-masing dengan mengunakan monitor LED disambungkan aplikasi ZOOM yang terhubung langsung dari pendopo Pemkab Bojonegoro.

Kapolres Budi, menjelaskan, kegiatan Takbir keliling biasanya dilakukan untuk saat ini ditiadakan, melihat situasi dan kondisi pandemi Covid-19 maka bersama-sama Forkopimda Kabupaten Bojonegoro melaksanakan Takbir Virtual.

Baca Juga :  PT HK Mulai Pasang Jargas di Perumahan Warga Perkotaan Bojonegoro

Pihaknya mengajak semua untuk ikuti imbuan dari pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga tetap mematuhi aturan pemerintah baik physical distancing dan social distancing

“Tidak mengurangi kekhidmatan menyambut hari kemenangan 1 Syawal 1441H, berharap seluruh umat muslim tetap dapat bersuka cita meskipun kita harus melaluinya di tengah pandemi. Oleh karenanya, kita membuat program Takbir Virtual dan Pesan Idul Fitri dari pendopo Pemkab Bojonegoro,” ujarnya.

Baca Juga :  BUMDes Tanjung Karya Manfaatkan Pasar Desa Jadi Area Permainan

Masih menurut AKBP M Budi Hendrawan menuturkan, takbir virtual ini diharapkan dapat mengobati kerinduan umat muslim terhadap ritual malam takbiran yang biasanya dilakukan jelang 1 Syawal.

“Jadi malam ini kita bisa tetap bertakbiran bersama meski lewat virtual. Mari kumandangkan takbir dari rumah kita masing-masing dengan suka cita,” ajak Kapolres.

Sebelumnya, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling jelang Syawal, untuk mencegah penyebaran Covid-19. (*Wedia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *