HeadlineSerba Serbi

Kain Tenun Khasanah, Mahakarya dari Warga Desa Sarangan

37
×

Kain Tenun Khasanah, Mahakarya dari Warga Desa Sarangan

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Tetap bertahan ditengah serangan Pandaemi Covid-19 sekarang ini dengan menekuni usaha kain tenun. Salah satunya Sholihah (57), warga Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Berbekal pengalaman di sebuah pabrik di Kabupaten Gresik dalam pembuatan kain tenun, Sholihah mencoba mengembangkan kemampuannya di rumah pada 2010 yang lalu.

“Saya bertekad mengembangkan usaha ini dirumah dengan membuat alatnya sendiri. Awalnya hasil tenunan saya masih belum begitu diminati, tapi saya terus kembangkan dengan mencari ide motif-motif yang menarik,” jelas perempuan yang akrab disapa Mbak Kah itu.

Baca Juga :  Penerapan Sertifikasi Halal Wajib di Tuban

Proses yang ditekuni Sholihah itu mulai diminati masyarakat dan terus berkembang hingga akhirnya merekrut sejumlah karyawan.

“Sampai saat ini ada sebanyak delapan orang pekerja yang membantu menenun,” ujarnya, Minggu (23/5/2021).

Selama ini, untuk pemasaran yang dilakukan yaitu secara online dan offline baik melalui media sosial atau promosi melalui mulut ke mulut.

“Pembelinya kebanyakan dari lokal Bojonegoro, ada juga dari Jakarta,”imbuhnya.

Motif kain tenun dari hasil pengerjaannya selama ini diantaranya motif bunga dan daun. Yang terbaru adalah motif khayangan api dan wayang thengul, dua motif ini merupakan ikon khas Bojonegoro.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Jatim Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka

Sementara itu, nampak Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah ikut mempromosikan hasil tenun Sholihah melalui media sosialnya.

Dengan caption “Tenun Khasanah” mahakarya leluhur yang tidak mudah dijumpai di beberapa negara ada di Bojonegoro.

Bupati Anna menyampaikan jika pembuatan kain tenun ini sangat unik dan nyentrik. Menghasilkan corak dan desain yang sangat artistik seperti di Desa Sarangan Kecamatan Kanor.

“Saya punya beberapa baju bahan tenun dari tempat ini,”pungkasnya.(*Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *