Home / Headline / Kabar Kota

Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:34 WIB

Jelang Idul Adha, Disnakan Bojonegoro Awasi Hewan Ternak

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Menjelang hari raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 31 Juli 2020, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan mengawasi hewan ternak yang dijual oleh pedagang.

Pengawasan juga akan dilakukan
dengan mendatangi lapak-lapak penjualan hewan kurban yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Disnakan,
drh. Sugiharti S. Rahaju, menuturkan, proses pengawasan dengan menerjunkan dokter hewan untuk memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban pyang akan dijual kepada masyarakat di lapak-lapak tersebut. Sedangkan untuk masing-masing kecamatan dilakukan oleh Mantri hewan setempat.

Baca Juga :  252 Pemdes di Bojonegoro Terima Pembinaan Pengelolaan BKD

“Tiap kecamatan dilakukan oleh mantri¬†yang merupakan kepanjangan tangan dari dinas (peternakan),” ungkapnya, Sabtu (11/7/2020).

Pengawasan dilakukan bertujua untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan tersebut sebagai hewan kurban. Termasuk soal umur dan kondisi fisik apakah normal atau cacat.

Untuk pemeriksaan ternak, Disnakkan memiliki standar sesuai syariat agama mengingat agenda tersebut berhubungan dengan hari raya kurban (Idul Adha).

“Yang utama hewan yang dijual harus sehatd sesuai syariat Islam,” imbuhnya.

Lebih jelas lagi tentang standar hewan yang dijual tidak boleh stres, cukup makan dan minum, cukup umur, serta tidak boleh ada yang cacat.

Baca Juga :  Pertamina EP Field Sukowati Bersiap Lakukan Pengeboran Sumur Kolibri

Dikarenakan saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19, pihaknya tidak mengundang atau mengumpulkan para pedagang hewan kurban, melainkan pihaknya yang akan mendatangi lapak-lapak para pejual tersebut.

“Kalau tahun lalu biasanya kita dahului dengan bimbingan teknis penyembelihan hewan kurban, tapi sekarang kita langsung melakukan pengawasan ke lapak-lapak penjualan hewan kurban,” lanjutnya.

Disnakkan Kabupaten Bojonegoro mengimbau kepada para pedagang agar ternak yang dijual tidak ada yang cacat,mengingat hewan kurban tidak boleh ada yang cacat dan harus sudah cukup umur.(*ror)

Penulis : Abrori

Editor : H. Ulya/Nafita Sari

Share :

Baca Juga

Headline

Ketua DPC Partai Gerindra Sahudi, Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD Bojonegoro

Headline

Peduli Covid- 19, LPPM UNESA Serahkan Bantuan ke Pemkab Bojonegoro

Headline

14 Desa di Kecamatan Sukosewu Terima Pencairan DD Tahap III

Kabar Kota

Isak Tangis Sambut Kepulangan Jamaah Haji Bojonegoro Kloter 3

Kabar Kota

Enam BUMDes di Kecamatan Gayam Jadi Percontohan

Kabar Kota

Ikuti Ajang “Nglenyer Fashion”, Ini Persyaratannya!
Bupati Bojonegoro Minta AKD Jadi Wadah Rembug Masalah

Headline

Bupati Bojonegoro Minta AKD Jadi Wadah Rembug Masalah

Headline

ISNU Bojonegoro Siapkan Santri Perdamaian di Era Milenial