HeadlinePeristiwa

Inilah Kronologi Dugaan Keracunan Massal di Desa Sekaran

15
×

Inilah Kronologi Dugaan Keracunan Massal di Desa Sekaran

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Diduga keracunan usai hajatan, Pemerintah Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, mensiagakan kendaraan agar tanggap jika jatuh korban lainnya.

Menurut Kepala Desa Sekaran, Sunarso, awal diketahui sekira waktu sholat zuhur, Sabtu 28 Mei 2022. Sesaat setelah nasi berkat (hajat sunatan) dibagikan kepada warga. Warga mulanya mengabaikan, karena sakit perut dan mencret-mencret.

Diangap hal lumrah.
Berjalannya, waktu setelah magrib mulai heboh. Merasakan mual, pusing dan mencret. Sebagian warga ada yang dilarikan ke Puskesmas Kasiman.

Baca Juga :  Dorong BUMDes Kalangan Kelola Kebun Jambu Merah

“Sebagian lain, memeriksakan diri di posko. Puskesmas pembantu (pustu),” ujarnya.

Untuk sementara, berapa jumlah warga yang keracuna belum bisa terdeteksi. Sebagai langkah antisipasi, kami siagakan kendaraan. Jika ada warga yang perlu dilarikan ke Puskesmas atau Rumah Sakit,” jelasnya.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Pembangunan Tol Ngaroban

Untuk pencegahan meluas, nasi berkat tersebut dilarang untuk diedarkan. “Yang sudah terlanjur dibagikan, segera ditarik. Dan dilarang untuk mengkonsumsinya. Kami juga sudah mengambil sampelnya,” kata Sunarso.

Pihaknya tetap bersiaga. Bekerja sama dengan petugas kesehatan dan aparat keamanan untuk berjaga. “Sekaran ini masih banyak warga yang memeriksakan diri di Posko,” ungkapnya. (Hans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *