HeadlineKabar Desa

Gelorakan Semangat Desa Menanam Bersama Pemdes Kliteh

18
×

Gelorakan Semangat Desa Menanam Bersama Pemdes Kliteh

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Malo) – Di tengah hiruk pikuk upaya mendorong percepatan pembangunan khususnya infrastruktur desa yang semakin masif, perlu juga menjaga semangat memperhatikan keseimbangan alam, dengan menanam.

Hal itulah yang membuat LSM Gemuruh bekerjasama dengan Pemerintah Desa Kliteh, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar Gerakan Desa Menanam.

Jenis tanaman yang dipilih adalah Bunga Bougenville menjadi pilihan karena mudah perawatannya dan sesuai dengan program Pemkab Bojonegoro.

“Kemarin kita menanam 1000 bougenvile di sepanjang jalan Desa Kliteh,” ujar Magfur dari divisi program LSM Gemuruh, Selasa (5/1/2021).

Dia menambahkan, dengan menanam ini diawali memperindah kembali desa. Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur saja, tapi menanam juga harus menjadi perhatian bersama.

Baca Juga :  Terus Tingkatkan Prestasi Demi Beasiswa Saintis

Pria yang sehari-hari hari akrab dipanggil Ipunk tersebut memang di lembaga Gemuruh konsen dalam mengkampanyekan menanam untuk kehidupan.

Maraknya pembangunan tidak boleh melemahkan semangat menanam, generasi kita harus diberikan contoh untuk menanam.

Acara yang dimulai pukul 09.00 tersebut juga dihadiri Camat Malo Djamari, Kades Kliteh beserta perangkatnya, BPD dan seluruh elemen masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gemuruh dan Pemdes Kliteh yang telah menginisiasi untuk menanam bougenvile. Ini sesuai dengan program yang dicanangkan ibu Bupati Anna Mu’awanah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polres Bojonegoro Tahan Tiga Terduga Pelaku Judi Pilkades

Pihaknya berharap, ini tidak berhenti hanya di Desa Kliteh. Melainkan desa-desa yang lain juga segera melaksanakanya.

Semoga dengan adanya bougenvile di Desa Kliteh ini, desa semakin indah dan dikenal secara luas, dan ke depan banyak yang berkunjung ke Kliteh.

Kades Kliteh, Jali menambahkan, mengapresiasi dan senang dengan support yang diberikan lembaga Gemuruh.

“Dalam waktu dekat desa juga akan segera menanam kembali di jalan desa lainya, agar Kliteh nantinya dikenal dengan bougenvilenya,” pungkasnya. (*Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *