Home / Headline / Kabar Kota

Rabu, 1 Juli 2020 - 17:36 WIB

Bupati Anna Resmikan Ground Breaking Jembatan Bojonegoro-Blora

Suaradesa.co (Luwihhaji) – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu’awanah, hari ini, meresmikan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan jembatan Luwihhaji-Medalem, di Desa Luwihhaji, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, Rabu (1/7/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Anna, mengungkapkan, jika untuk membangun jembatan yang menghubungkan Desa Luwihhaji Kecamatan Ngraho, Bojonegoro dengan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah, harus melalui proses yang panjang.

Oleh sebab itu, dengan komunikasi yang intens dan kerjasama baik dengan mitra, izin di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhirnya izin sekarang ini.

“Saya tau ini belum turun di awal Juli. Dan semua persyaratan izin dikirim pakai pos. Laporannya, berkas-betkas ada di gudang kementrian, ditambah ada penggabungan dan pemisahan antar satker, ganti lagi mutasi padahal waktu tinggal 5 bulan,” kata Bupati Anna.

Baca Juga :  Jelang Nataru Polres dan Jajaran Forkopimda Bojonegoro Musnahkan Ribuan Botol Miras

Pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses perizinan termasuk Camat Ngraho dan Tambakrejo. Juga Pemkab Blora yang sudah turun tangan melengkapi semua persyaratan serta tekhnis yang harus dilakukan.

“Jadi ketika saya pertama dilantik dan dapat cerita Bupati Blora, Pak Koko, bahwa banyak warga Blora yang aksesnya ke Bojonegoro menggunakan perahu menyebrang sungai ini langsung berfikir untuk bangun jembatan,” tegasnya.

Untuk gambar konstruksi, Bupati Anna meminta agar Kontraktor tidak tanggung-tanggung dalam hal pemilihan bahan material. Bahkan, lebar jalan dimintakan semaksimal mungkin.

“Jangan tanggung-tanggung buat jembatan, lebarnya sekalian. Kalau mau membangun itu sekalian total sekalian. Jangan bongkar pasang malah habiskan anggaran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dishub Bojonegoro Berlakukan Satu Arah Hindari Kemacetan

Dia juga mensupport Pemkab Blora yang akan membangun Bandara Ngloram sehingga ini akan memperkuat transportasi menuju ke Blora untuk naik pesawat.

“Saya minta pembangunan selesai lima bulan, time table harus benar-bemar dihitung,” tandasnya.

Wanita berhijab inj yakin jika perencanaan dan pengawasan dilakukan dengan baik, maka akan menyelesaikan dengan baik pula. Jangan sampai,
setelah pembangunan selesai ada audit datang dan menimbulkan masalah.

“Kalau material mungkin masih wajar, kalau non material jangan sampai. Saya minta jangan sampai ada korban. Baik nyawa maupun non nyawa,” pesannya. (*Naf)

Penulis : Nafita Sari

Editor : H Ulya

Share :

Baca Juga

Headline

Berubah Pandangan, Politisi PAN Sebut Besaran ADD Tabrak Aturan

Headline

Bupati Anna Muawanah Berangkatkan CJH Kabupaten Bojonegoro

Kabar Kota

Disnakkan Bojonegoro Tabur Ribuan Benih Ikan

Headline

Sumur Tua Mangkrak, Banyak eks Penambang Beralih Pekerjaan

Headline

IPKM Bojonegoro Peringkat 17 se-Jatim

Headline

Miliki Desa Mandiri Terbanyak Se- Jawa Timur, 4 Desa di Bojonegoro Terima BK Desa

Headline

Dua Kebakaran di Bojonegoro pada Lebaran Pertama

Headline

Sempat Ditolak, Kurmo Jowo Kini Diminati Pasar Modern