Home / Headline

Kamis, 4 Juni 2020 - 12:05 WIB

Bupati Anna Minta Warga Dander Manfaatkan BLT DD Untuk Kebutuhan Sehari-hari

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Masyarakat di Desa Growok dan Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapatkan bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) sekaligus dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, Kamis (4/5/2020).

 

Pencairan BLT DD dilakukan di Desa Growok kepada 50 kepala keluarga yang telah diverifikasi oleh Pemdes sebelumnya.

 

“Penerima bantuan sudah sesuai kriteria pemerintah. Seperti, bukan penerima bantuan Covid-19 mulai dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah,” tegas Kepala Desa Growok, Wijianto saat sambutan.

 

Karena, bantuan dari pemerintah pusat sangat banyak sehingga butuh pendataan yang ekstra hati-hati. Jangan sampai warga di Desa Growok ada yang dobel menerima atau bahkan tidak menerima sama sekali.

 

“Kami dari gugus tugas desa juga telah melaksanakan instruksi Ibu Bupati terkait giat karantina bagi para pendatang saat Lebaran,” tandasnya.

 

Ia mengatakan, jika ada 125 orang pendatang dari Jakarta dan sekitarnya yang datang ke Desa Growok, baik pulang kampung karena imbas PHK maupun sekedar mudik sebagai adat saat lebaran tiba.

Baca Juga :  Anam Warsito : Semua Pihak Harus Tunduk Pada Keputusan Tim Terkait Pasar Ngampel

 

“Ratusan orang itu kami karantina selama 14 hari di dua tempat dengan jarak kasur melebihi jarak minimal,” tegasnya.

 

Langkah tersebut, terbukti efektif dalam memutus rantai persebaran virus Covid-19, sehingga sampai saat ini, Desa Growok belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

 

“Semoga saja tidak ada yang terinfeksi virus ini,” tegasnya.

 

Sementara, Kepala Desa Kunci, Marwik, menyampaikan, jika jumlah penerima BLT DD tahap kedua di Desa Kunci sebanyak 117 Kepala Keluarga (KK).

 

Rinciannya, warga baru yang belum terdata dalam program bantuan dari pusat, provinsi, maupun daerah  sebanyak 71 kepala keluarga, warga yang kehilangan pekerjaan sebanyak 29 kepala keluarga, dan yang memiliki keluarga sakit kronis menahun sebanyak 17 kepala keluarga.

 

“Total ada 117 yang menerima BLT DD,” tandasnya.

Baca Juga :  Sidak Wabup Terbantahkan, Tim Gabungan Tidak Temukan Pelanggaran

 

Sementara itu Bupati Anna Mu’awanah menyampaikan, dengan adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tersebut merupakan bentuk nyata bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat, dan saat ini penyaluran BLT DD di Kabupaten Bojonegoro memasuki tahap kedua.

 

“Tolong, agar bantuan BLT DD ini benar -benar  digunakan untuk kebutuhan sehari-sehari,” tegasnya

 

Bupati meminta agar uang tersebut,  tidak digunakan untuk  membeli baju, handphone atau barang-barang lain yang sifatnya tidak terlalu penting.

 

“Kita sedang prihatin sekarang, yang awalnya bisa bekerja sekarang harus menganggur karena virus yang mengharuskan orang tidak berkumpul,” tandasnya.

 

Bu Anna, sapaan akrabnya meminta agar masyarakat benar-benar mematuhi protokol Covid-19 agar persebaran virus Covid-19 tidak merajalela dan menginfeksi banyak orang.

 

“Penyakit ini tidak nampak, dan cara mengantisipasinya adalah dengan mencuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya. (Wed/*)

Share :

Baca Juga

Headline

Buah Naga Jadi Alternatif Pertanian di Lahan Sempit

Headline

Abdullah Umar : Program Prioritas Bupati Dinikmati Masyarakat

Headline

Bupati Bojonegoro Sampaikan Realisasi Pendapatan Tahun 2019

Headline

419 Desa di Bojonegoro Anggarkan Rp31,9 Miliar Untuk PPKM Mikro

Headline

Penyaluran Alokasi Dana Desa di Bojonegoro Tidak Melanggar Aturan
Pasar Wisata Bojonegoro

Headline

Fasilitas Modern di Pasar Wisata, Disdag Sosialisasi ke Pedagang

Headline

Polres Bojonegoro Gelar Latihan Pra Operasi Sikat Semeru 2020

Headline

Disdik Bojonegoro Belum Pastikan Pembelajaran Tatap Muka