Pertamina EP Cepu
Energi

Pertamina EP Sukowati Field bersama IDFOs Beri Bantuan Jaringan Air Bersih di Desa Drenges

52
×

Pertamina EP Sukowati Field bersama IDFOs Beri Bantuan Jaringan Air Bersih di Desa Drenges

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) — Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field bersama IDFOs Indonesia memberikan bantuan peningkatan jaringan air bersih untuk masyarakat di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Public Relation Staff Pertamina EP Sukowati, Eko Yudha Prawira, mengatakan, program bantuan peningkatan jaringan air bersih di Desa Drenges ini merupakan program kerja sama antara Pertamina EP Sukowati dengan pemkab. “Dari enam usulan di tahun 2022 yaitu yang terdiri dari tiga kecamatan salah satunya berada di Sugihwaras dan kini sudah realisasi 100%.,”ungkapnya.

“Untuk CSR pembangunan saluran air bersih ini, Pertamina EP Sukowati Field bermitra dengan teman-teman dari Idfos dan Alhamdulillah terlaksana cukup baik, serta mendapatkan apresiasi dari masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Baca Juga :  PEPC dan Pemkab Bojonegoro dalam Kolaborasi Program Air Bersih

Kepala Desa Drenges, Yaspingi, mengatakan, tahapannya dari awal itu mengajukan proposal sebab kebanyakan masyarakat tidak memiliki sumur dan masyarakat juga sangat membutuhkan air bersih.

“Di Desa Drenges sendirikan ada tiga dukuh, satu dukuh yaitu Dukuh Wandung ini jika musim kemarau itu sangat kekurangan air bersih, beda dengan dua dukuh yang lain, dan kini Alhamdulillah diberi bantuan CSR dari Pertamina EP Sukowati Field berupa saluran air bersih,” terangnya.

Baca Juga :  Memasuki Bulan Dzulhijjah, Berikut Ibadah yang Dianjurkan

Dia berharap agar nantinya bantuan berupa saluran air bersih ini bisa dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya dan juga ada yang mengelola perawatannya.

“Sebab ada sekitar seratus lima rumah yang akan memanfaatkan bantuan saluran air bersih tersebut,”tukasnya.

Direktur IDFOs Indonesia, Joko Purnomo, mengatakan jika sebelum memberikan program ini pihaknya melakukan asesmen terlebih dahulu.

“Kami menggunakan alat berupa geolistrik untuk mendeteksi keberadaan air, dan ya Alhamdulillah menemukan di titik dimana air bersumber,”pungkasnya. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *