Pertamina EP Cepu
Energi

ExxonMobil dan el-SAL Indonesia Gelar Pelatihan Pertanian Organik di Tuban

265
×

ExxonMobil dan el-SAL Indonesia Gelar Pelatihan Pertanian Organik di Tuban

Sebarkan artikel ini
ExxonMobil dan el-SAL Indonesia Gelar Pelatihan Pertanian Organik di Tuban
ExxonMobil dan el-SAL Indonesia Gelar Pelatihan Pertanian Organik di Tuban

Tuban – Dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi masyarakat sekitar ROW Kabupaten Tuban, ExxonMobil bersama el-SAL Indonesia mengadakan pelatihan pertanian di Desa Sumurjalak Plumpang, Selasa (2/07/2024).

Ketua el-SAL Indonesia, Iman Muqroni, dalam sambutannya berharap bahwa pelatihan pertanian ini dapat membantu petani setempat dalam mengembangkan pertanian organik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kita akan kawal terus program ini hingga para petani bisa mendapatkan manfaat dan berkah dari program ini,” ujarnya.

Penanggung Jawab Program dari ExxonMobil, Joni Wicaksono, menjelaskan bahwa pelatihan pertanian ini merupakan program inovasi dari ExxonMobil dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah ROW Tuban yang meliputi 30 desa tersebar di Kecamatan Soko, Rengel, Semanding, Plumpang, Palang, dan Widang.

Baca Juga :  Petronas Indonesia Gelar Local Vendor Engagement

Ia juga berharap dengan adanya pelatihan dan pendampingan program pertanian ini, nantinya masyarakat dapat merasakan manfaat bertani sehat dan semakin banyak yang bisa menularkan ilmu mereka kepada petani lainnya.

Selain itu, Joni mengingatkan petani untuk menjaga keamanan dan keselamatan di sepanjang fasilitas jalur pipa ROW Tuban.

Khoirul Ikhwan, selaku pendamping pertanian el-SAL Indonesia, menambahkan bahwa dengan menerapkan sistem dalam penggunaan pupuk dan herbisida organik, petani bisa menghemat penggunaan pupuk dan pembasmi hama tanaman hingga 60% dengan memanfaatkan bahan lokal organik.

Baca Juga :  Lapangan Gas JTB Bertekad Jaga Keandalan Produksi

Ismail, seorang petani penerima manfaat dari Desa Banjaragung, menjelaskan bahwa dirinya telah menerapkan penggunaan herbisida dan pupuk organik dari bahan-bahan seperti cuka, bawang merah, sabun colek, sekam padi, bekatul, abu dapur, dan bahan-bahan tambahan lainnya. “Caranya sederhana dan bahan-bahannya mudah dicari di sekitar kita,” jelasnya. (fa/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *