Pertamina EP Cepu
Ekonomi

Harga Beras di Bojonegoro Mencapai Rp 16.000, Sementara Gabah Tembus Rp 8.400 per Kilogram

81
×

Harga Beras di Bojonegoro Mencapai Rp 16.000, Sementara Gabah Tembus Rp 8.400 per Kilogram

Sebarkan artikel ini
Harga Beras di Bojonegoro
Harga Beras di Bojonegoro

Bojonegoro – Bojonegoro sedang mengalami lonjakan harga beras, mencapai Rp 16.000 per kilogram, dipengaruhi oleh kenaikan harga gabah yang kini mencapai Rp 8.400 per kilogram.

Kenaikan harga beras diduga disebabkan oleh mendekati Tahun Baru dan Ramadan, bersamaan dengan faktor alam yang menyebabkan gagal panen, semua itu berkontribusi pada kenaikan harga beras saat ini di Bojonegoro.

Menurut data dari situs web Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, harga beras tertinggi untuk jenis premium mencapai Rp 16.000 per kilogram di sembilan kecamatan Bojonegoro, termasuk Kasiman, Kedewan, Malo, Ngasem, Ngraho, Padangan, Sekar, Sukosewu, dan Tambakrejo. Sementara itu, harga terendah untuk beras medium sekitar Rp 11.000 di Kapas dan Trucuk.

Baca Juga :  Bojonegoro Mengalirkan Dana Desa Sebesar Rp 398 Miliar untuk 140 Desa!

Salah satu pedagang beras di pasar kota Bojonegoro Zainal Abidin mengatakan, faktor seperti mendekati tahun baru atau bulan puasa yang cenderung meningkatkan konsumsi beras.

“Sehingga mendorong kenaikan harga karena permintaan yang meningkat,”ungkapnya, Sabtu (17/2/2024).

Selain itu, beras sebagai produk pertanian mengalami fase panen berlimpah. Saat panen melimpah, harga secara alami turun.

“Mungkin beberapa wilayah penghasil padi saat ini tidak sedang musim panen, sehingga pasokan beras di pasar terbatas dan membuat harga naik,” ungkapnya.

Dia melanjutkan dengan menyatakan bahwa bencana alam juga bisa memengaruhi harga beras, karena seringkali menyebabkan gagal panen, yang lebih memperparah situasi.

Terpisah, Pemkab Bojonegoro bersama Bulog menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras di Balai Desa Dander Kecamatan Dander, Rabu (7/2/2024) beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Peringatan HDI dan HAM: SBI Tuban Bersama Difabel

Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat ini, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto berharap bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Jadi jangan dijual, ini beras dengan kualitas bagus, jangan khawatir. Beras Bulog ini berkualitas bagus dan harga murah,” jelasnya. Bantuan beras yang disalurkan sebanyak 10 kg per orang.

Lebih lanjut, Pj Bupati Adriyanto menuturkan, Pemkab Bojonegoro mengucapkan terimakasih kepada Bulog terkait penyaluran bantuan beras dari pemerintah pusat ini.

Ia berharap dengan adanya bantuan beras ini dapat meringankan ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.(sya/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *