Ekonomi

Dorong Wisata Edukasi, PEPC Bekali Pokdarwis dan Karang Taruna Sendangharjo Keterampilan Usaha

×

Dorong Wisata Edukasi, PEPC Bekali Pokdarwis dan Karang Taruna Sendangharjo Keterampilan Usaha

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co, Bojonegoro – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) mendorong pengembangan wisata edukasi di Kecamatan Ngasem dengan meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Karang Taruna Desa Sendangharjo melalui kegiatan Rembug Pengembangan Usaha yang digelar pada Selasa (12/8/2025) di Balai Desa Sendangharjo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) PEPC yang telah disetujui SKK Migas dan difasilitasi oleh IDFoS Indonesia.

Sebanyak 15 peserta mengikuti pelatihan penyusunan rencana usaha dan analisis SWOT yang dipandu Joko Hadi Purnomo, dengan suasana interaktif dan penuh diskusi.

Dalam pelatihan, terungkap peluang besar bagi Pokdarwis untuk mengelola potensi wisata edukasi setempat, seperti wisata peternakan, sanitasi, dan agro.

Kepala Desa Sendangharjo, Yuskaryanto, berharap kegiatan ini memperluas wawasan dan jejaring pemuda desa.

“Ilmu dan koneksi itu penting. Semoga warga Sendangharjo lebih berdaya dan menjadi generasi potensial untuk membangun desa,” ujarnya.

Perwakilan PEPC, Edi Arto, menilai Sendangharjo memiliki modal alam dan sosial untuk menjadi desa wisata.

“Pengelolaan yang kuat akan membuat sistem berjalan. Semoga ini memberi dampak positif bagi masyarakat dan Bojonegoro,” katanya.

Hari kedua pelatihan diisi kunjungan studi tiru ke Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, untuk mempelajari layanan penerimaan tamu desa dan pengelolaan wisata edukasi peternakan ayam petelur oleh BUMDesa Usaha Bhakti Manunggal.

BUMDesa yang dirintis pada 2021 itu awalnya memiliki 2.400 ayam petelur, kini telah berkembang menjadi tiga kandang aktif.

Kunjungan tersebut dilakukan bersamaan dengan studi tiru Pemerintah Desa Karangagung, Tuban, yang mempelajari manajemen budidaya ayam petelur.

Peserta Pokdarwis mendapat pengalaman langsung mulai dari pemberian pakan, perawatan ayam, hingga proses panen telur.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal merumuskan strategi bersama dalam memajukan desa wisata edukasi, sekaligus memperkuat usaha produktif yang memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.(red)