Berita Utama

Targetkan Jadi Lumbung Pangan, Pemkab Bojonegoro Beri Pembinaan Gapoktan

165
×

Targetkan Jadi Lumbung Pangan, Pemkab Bojonegoro Beri Pembinaan Gapoktan

Sebarkan artikel ini

suaradesa.co (Bojonegoro) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sangat serius menjadikan daerahnya sebagai daerah penghasil pangan. Baik untuk mencukupi kebutuhan warga Bojonegoro sendiri, Jawa timur maupun kebutuhan pangan Nasional.

Program ini didukung dengan adanya potensi Bojonegoro yakni ketersediaan lahan yang sangat luas. Selain itu, daerah yang dikenal dengan sebutan Kota Ledre ini juga memiliki 1577 kelompok tani (poktan) yang sudah tergabung dalam 420 gabungan kelompok tani (gapoktan) yang ada di tiap desa dan kelurahan se-Kabuptaten Bojonegoro.

“Dan ini yang dijadikan Pemkab sebagai modal yang utama,” tegas Bupati Bojonegoro, Anna Muawwanah, Selasa (9/6/2020) saat Pembinaan secara virtual dengan Gapoktan yang dilaksanakan di gedung PIP.

Baca Juga :  Dinas PMD Bojonegoro Dampingi Desa Bobol Dalam Penilaian Inovasi TTG

Bupati menambahkan, untuk mempertahankan dan meningkatkan ketahanan pangan khususnya di sektor pertanian, semua pihak harus terlibat. Baik kelompok tani, gapoktan, PPL dan Dinas Pertanian harus bersinergi guna menyukseskan Program Petani Mandiri.

Salah satu produk dari program unggulan di bidang pertanian yang dapat dimanfaatkan kelompok tani adalah Kartu Petani Mandiri (KPM). Tujuannya dapat memberikan solusi atas permasalahan petani yang terjadi di lapangan, baik masalah produksi hingga penjualan hasil pertanian.

Baca Juga :  Desa Tanggir Masuk Zona Hijau Covid-19

“Sudah tentu menjadi harapan kita bersama dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan panganan untuk Bojonegoro, Jawa timur, Nasional, dengan itu kesejahteraan para petani di Bojonegoro dapat tercapai,” lanjut Bupati.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pertanian, Helmy Elizabeth mengatakan, Gapoktan dapat mengambil peran untuk membantu pemerintah dalam menyampaikan program kepada kelompok tani secara berkelanjutan.

“Harapannya, program tersebut dapat tersampaikan dan berjalan sesuai dengan target,” pungkas Helmy.(min*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *