Berita Utama

RSUD Bojonegoro Buka Rekruitmen Untuk Tanggulangi Covid-19

×

RSUD Bojonegoro Buka Rekruitmen Untuk Tanggulangi Covid-19

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Dalam rangka upaya penanganan covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro, membuka rekruitmen relawan tenaga kesehatan sebanyak 99 formasi yang terdiri atas tenaga dokter umum, perawat dan bidan.

Nantinya pendaftaran untuk ketiga jenis tenaga relawan covid-19 akan dibuka mulai tanggal 25 Juni hingga 25 Juli 2021 secara offline, di ruang manajemen Gedung A lantai 2 RSUD Dr. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro.

“RSUD Dr. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro membuka rekruitmen bagi tenaga medis untuk penangan covid-19, nantinya akan ada 99 formasi yang tersedia,” ungkap Humas RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro, dr. Thomas Djaja, Jumat (25/6/2021).

Baca Juga :  Hoax Tim Covid Hunter Turun Malam Hari, Masyarakat Diminta Tak Percaya

Lebih lanjut, untuk ketiga jenis tenaga relawan tersebut memiliki persyaratan khusus. Diantaranya kebutuhan Dokter Umum sebanyak 4 formasi dengan persyaratan khusus Dokter Umum, selanjutnya tenaga perawat membutuhkan 87 dengan persyaratan khusus minimal D3-Keperawatan serta tenaga bidan sebanyak 8 formasi dengan syarat khusus ijazah minimal D-3 Kebidanan.

“Masing-masing formasi memiliki spesifikasi khusus pada bidangnya,” imbuhnya.

Bagi masyarakat Bojonegoro yang ingin bergabung menjadi relawan penanganan covid-19, adapun berkas persyaratan sebagai berikut. Pertama melampirkan surat permohonan diri yang ditujukkan kepada Panitia Tenaga Relawan Penanganan Covid-19 RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo melalui download form, fotokopi STR, fotokopi ijazah terakhir dan transkip, fotokopi KTP, foto berwarna 4×6, surat pernyataan bermaterai Rp10.000 serta bagi yang memiliki pengalaman merawat pasien covid-19 di fasyankes atau relawan mendapatkan poin tambahan.

Baca Juga :  Pemdes Bakalan Lakukan Persiapan Lomba Desa 2021

“Untuk berkas persyaratan ada 7 berkas yang wajib dilampirkan serta menjadi point tambahan bagi calon tenaga relawan yang sudah pernah memiliki pengalaman merawat pasien covid-19,” tandasnya. (*Rin)