Pertamina EP Cepu
Berita UtamaSerba Serbi

Novel “Pulang Ke Desa” Bawa Ega Raih Predikat Cumlaude

72
×

Novel “Pulang Ke Desa” Bawa Ega Raih Predikat Cumlaude

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Novel Pulang ke Desa garapan Didik Wahyudi mengantarkan Ega Wahyu Mahardika (23) meraih predikat cumlaude.  Mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Seni, IKIP Bojonegoro ini berhasil meraih nilai A dari penguji.

Novel tersebut menjadi bahan skripsinya berjudul “Analisis aspek kepribadian tokoh utama dan nilai pendidikan serta hubungannya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA”.

“Awalnya saya bingung mencari refensi novel di Bojonegoro untuk bahan skripsi. Akhirnya, dapat usulan dari ayah dan saat membaca isinya langsung jatuh hati,” ujar Ega kepada suaradesa.co, Senin (1/11/2021).

Dalam membedah Novel garapan asli putra daerah ini, Ega mengaku terhanyut dalam alur ceritanya. Sebagian besar memang terjadi di kehidupan nyata sekitar wilayah industri migas.

Baca Juga :  Bupati Mutasi 24 Pejabat di Lingkup Pemkab Bojonegoro

“Saya melihat dari segi tata bahasanya sudah bagus, juga karakter tokoh utama yang mampu memberikan contoh baik di masyarakat,” tukasnya.

Ia memaparkan, data analisis aspek kepribadian tokoh utama ada 7 aspek kepribadian. Yaitu, Gapasioneerdern (orang hebat), Cholerici (orang garang), flagmaciti (orang tenang), Sentimentil (orang perayu), Nerveus=zen (penggugup), Saunginici (Kekanak-kanakan), dan Amorfem (orang tak terbentuk).

“Dari sifat-sifat tokoh utama inilah, ada nilai-nilai moral dan menjadi pembelajaran kita,” tandasnya.

Pria yang pandai desain grafis ini mengaku, jika isi Novel ini bisa dijadikan bahan ajar agar terdapat pembaharuan ilmu pengetahuan .

Baca Juga :  Jambaran Tiung Biru Berpotensi Dorong Peningkatan Ekonomi Kawasan

“Terlebih Novel ini nerupakan karya sastra yang memiliki nilai-nilai pendidikan karakter. Sehingga, bisa membentuk karakter siswa yang lebih baik dari sebelumnya,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, penerbit Novel, Didik Wahyudi mengucapkan terima kasih kepada Ega yang bisa menjabarkan dengan baik isi dari isi novelnya. Terlebih, karakter tokoh utama.

Dia tidak menyangka jika buku garapannya menjadi bahan skripsi dan dibedah satu persatu secara rinci. Baik dari segi tata bahasa dan nilai pendidikan.

“Ya mungkin saya akan membuat novel lanjutannya. Ditunggu saja,”pungkasnya.(*Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *