Pertamina EP Cepu
Berita UtamaPeristiwa

Kesenian Tradisional Bojonegoro Tampil di TMII, Obati Rasa Rindu Kampung Halaman

143
×

Kesenian Tradisional Bojonegoro Tampil di TMII, Obati Rasa Rindu Kampung Halaman

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro)- Kerinduan masyarakat Bojonegoro, Jawa Timur, akan kampung halaman kini terobati. Gelar seni dan promosi wisata yang diadakan di Anjungan Jawa Timur, TMII Jakarta pada Minggu (19/09/2020), mampu membuat masyarakat Bojonegoro di Jakarta dapat bernostalgia sejenak dengan suguhan kesenian, produk makanan serta kerajinan lokal asli Bojonegoro.

Hal ini juga juga merupakan upaya Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk mempromosikan potensi seni budaya, pariwisata, industri UMKM serta kerajinan lokal kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang difasilitasi Badan Penghubung Daerah Pemprov Jatim untuk menampilkan karya seni budaya dan produk unggulan se-Jatim di tingkat nasional.

Dalam perhelatan seni tersebut, kali ini para pegiat seni dari Sanggar Kembang Desa Bojonegoro menampilkan kesenian Tari Srampat Bojonegoro dan Sandur Milenial “Bojonegoro Wis Nglenyer”.

Baca Juga :  Menjawab Tantangan Kesehatan Masyarakat

Acara turut dihadiri pula oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur, Ketua Guyubers Bojonegoro di Jakarta, Wakil dan anggota DPRD, Asisten serta Staf Ahli, serta perwakilan OPD terkait.

Ketua guyubers Bojonegoro, Gatot Sugiyono mengatakan bahwa dirinya pribadi merasa senang dapat menikmati kembali kesenian asli Bojonegoro. “Meski kami berada di luar Bojonegoro, namun kami juga siap untuk dilibatkan dalam pembangunan di Bojonegoro.”, Jelas Gatot Sugiyono.

Sementara itu Zainal Fanani selaku Badan Penghubung Daerah Pemprov Jatim menjelaskan, bahwasanya saat sebelum pandemi pagelaran seni secara bebas dapat disaksikan oleh masyarakat umum. “Karena kita masih dalam masa pandemi dan wajib mematuhi protokol kesehatan, maka kita menyelenggarakan acara dengan mengundang 25% dari kapasitas anjungan,” ungkap Zainal Fanani.

Baca Juga :  Tunjukkan Eksistensi, GP Ansor Bubulan Gelar Long March di Hari Santri

Pada kesempatan ini pula Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah berpesan kepada masyarakat Bojonegoro yang belum pulang sama sekali serta rindu Bojonegoro, bisa sekedar pulang dan berkunjung untuk melihat kondisi Bojonegoro yang sekarang.

“Akses serta fasilitas transportasi sekarang sudah terpenuhi, jadi kalau mau pulang berkunjung ke kampung halaman silakan,” pesan Bupati Bojonegoro kepada masyarakat Bojonegoro yang ada di Jakarta. (Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *