Berita UtamaSerba Serbi

Kampung Tumo Buka Program Beasiswa Pendidikan Pramugari

145
×

Kampung Tumo Buka Program Beasiswa Pendidikan Pramugari

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Menjadi seorang Pramugari adalah salah satu impian yang cukup diminati. Bagaimana tidak, cukup lulusan sekolah menengah atas tapi berpeluang mendapatkan penghasilan besar melebihi karyawan yang sudah bekerja bertahun-tahun.

Tidak hanya penghasilannya yang terbilang besar, tapi juga kesempatan untuk bepergian dan menikmati indahnya kota atau negara yang dikunjungi tanpa harus membayar tiket pesawat.

Namun, harus disadari bahwa sesuatu yang besar pasti membutuhkan perjuangan yang besar. Berbagai persyaratan harus dipenuhi bagi calon pramugari. Seperti, tinggi badan memenuhi standar khusus hingga harus mahir berbahasa asing.

Tak hanya itu, penampilan menarik dan enak dipandang serta kepribadian harus menyenangkan. Walau berijazan SMA dan sederajat, nyatanya mempelajari ilmu sebagai bekal menjadi pramugari butuh biaya tinggi.

Begitu banyaknya persyaratan dan sungguh besar biaya yang di butuhkan, membuat banyak dari kita yang menyerah sebelum berjuang. Gak punya ilmunya pun gak mampu biayanya. Akhirnya impian hanya sebatas khayalan.

Kini, Red Angels Kampung Tumo yang terletak di Desa Beji, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membuka Program Beasiswa Pelatihan Pramugari bagi pemuda Bojonegoro. Beasiswa ini diperuntukkan bagi pemuda/pemudi yang ingin Belajar untuk mendapatkan Pelatihan Pra Seleksi Pramugari tanpa harus mengeluarkan biaya mahal.

Baca Juga :  Vaksin di Balai Desa Hargomulyo Banjir Peminat

Beasiswa Pelatihan ini senilai Rp12 juta/orang untuk Program Pelatihan selama 4 Bulan. Peserta yang nantinya di nyatakan lulus seleksi program beasiwa, hanya akan dikenakan biaya untuk asrama, seragam, makan dan praktek di pesawat.

“Program Beasiwa ini kami berikan untuk memberikan kesempatan kepada Masyarakat Bojonegoro terutama di pelosok desa agar memiliki kesempatan untuk terus belajar dan berjuang mengejar cita-cita dan impian tanpa harus terbebani oleh biaya mahal,” ucap Priyo, Founder dan CEO Sekolah Pramugari Perhotelan Red Angels Group, Selasa (12/1/2021).

Lokasi sekolah Pramugari ini berada di tengah hutan jauh dari pemukiman warga. Tidak seperti wajarnya sekolah Pramugari yang berada di tengah kota dengan fasilitas yang mewah. Ini seperti tempat yang terpencil tetapi banyak fasilitas pendukung di dalamnya.

Baca Juga :  Kepala Kejari Bojonegoro: Masyarakat Harus Paham Tentang New Normal

Fasilitas pendukung ini seperti kolam renang, cafe, penginapan dan ruang belajar yang lengkap. Semuanya mencerminkan keteduhan, ketenangan. Selain itu dilengkapi lokasi yang cocok untuk spot selfi.

“Kami memang memiliki kurikulum yang berbeda dengan sekolah Pramugari lainnya. Walaupun kami adalah Pelopor sekolah Pramugari berbiaya paling hemat di Indonesia tapi kami memiliki kurikulum khusus yang tak terbantahkan kualitasnya,” lanjut pria yang akrab disapa Kang Priyo ini.

Ia menambahkan, timnya memberikan training untuk belajar dan berjuang bukan untuk menikmati fasilitas yang membuat nyaman.

“Karena yang nyaman itu akan membuat perjuangan menjadi tidak maksimal,” lanjut pria yang saat ini masih aktif sebagai Pramugara di Maskapai Penerbangan Internasional.

Ia mempersilakan Masyarakat Bojonegoro untuk mengikuti Program Beasiswa Pelatihan Pramugari di Red Angels Kampung Tumo.

“Monggo, program akan dibuka 10 Juni 2021. SilakanSHubungi Langsung WA 082245040459,” pungkasnya.(*Tya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *