Pertamina EP Cepu
Berita UtamaRilis

Forkopimda Bojonegoro Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

56
×

Forkopimda Bojonegoro Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melaksanakan Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana. Apel berlangsung di jalan Mastumapel Kecamatan Kota Bojonegoro, Sabtu (12/12/2020) pukul 08.00 WIB.

Dalam Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana dihadiri Kapolres Bojonegoro, Eva Guna Pandia, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, Dandim 0813/Bojonegoro diwakili, Kajari Bojonegoro diwakili, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Dyah Wahyu Ermawati. Selain itu, hadir pula Ketua MUI Bojonegoro dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro, Alamul Huda, serta para pejabat utama Polres Bojonegoro, Kapolsek, Danramil dan Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).

Dalam kesempatan pertama, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, menyematkan rompi kepada perwakilan peserta Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana.

Baca Juga :  Abdullah Umar Resmi Jabat Ketua DPRD Bojonegoro

Dalam sambutan, Bupati Anna menyampaikan, Indonesia memiliki dua musim yang setiap musimnya terjadi bencana. Khusus di wilayah Kabupaten Bojonegoro sering terjadi angin puting beliung mengingat hutan di wilayah Kabupaten Bojonegoro sekarang tinggal 40 persen.

“Bencana alam juga sering terjadi akibat ulah manusia yang mana kita sering mengeksploitasi kekayaan alam secara berlebihan yang dapat merusak ekosistem alam,” tukasnya.

Polri bersama instansi terkait telah melaksanakan kegiatan Oprasi Kontijensi Aman Nusa II 2020 untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi di seluruh Indonesia.

Selesai Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana dilanjutkan pemeriksaan pasukan dan peralatan penanggulangan bencana.

Kapolres Bojonegoro, EG Pandia menyatakan, tujuan Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana ini untuk memastikan kesiapsiagaan dan pedoman dalam mengambil langkah-langkah siaga darurat, tanggap darurat bencana dan pasca bencana.

Baca Juga :  Kabupaten Bojonegoro Satu-satunya di Jatim Terapkan Program UHC

Pelibatan Pemerintah Daerah, TNI-Polri dan stakeholder terkait secara aktif dalam upaya penanganan bencana. Selain itu, pelibatan TNI-Polri untuk melakukan pengamanan terhadap daerah bencana pengungsian terhadap gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kegiatan ini bertujuan guna mengantisipasi bencana sewaktu-waktu dapat terjadi, termasuk menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (NATARU) tidak terlepas dari juga bencana, apakah itu hujan, banjir atau angin puting beliung dan sebagainya.

” Sehingga kita melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana ini untuk melihat sejauh mana kesiapsiagaan kita baik personil, peralatan dan kendaraan yang akan digunakan nanti apabila terjadi bencana,” pungkas Kapolres. (*rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *