Pertamina EP Cepu
Berita UtamaRilis

Bupati Bojonegoro Harapkan Dekranasda Tingkatkan Inovasi dan Kreativitas

54
×

Bupati Bojonegoro Harapkan Dekranasda Tingkatkan Inovasi dan Kreativitas

Sebarkan artikel ini
IMG-20210607-WA0013

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bojonegoro sisa masa bhakti 2018 – 2023 digelar pada hari Senin (7/6/2021) di Pendopo Malowopati, Kabupaten Bojonegoro.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, serta pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dari Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, menyampaikan dibentuknya Dekranasda diharapkan dapat menjadi wadah para pelaku UKM atau UMKM untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas.

Selain itu, dengan adanya pengurus Dekranasda yang baru dapat menelusuri 28 Kecamatan yang berada di Bojonegoro untuk mencari potensi – potensi yang belum terekspos.

Baca Juga :  Kades Ngasem Adopsi Visi Misi di RPJMdes 2020-2026

“Pelantikan ini bukan sekedar dilantik lalu selesai. Tapi bisa ditelisir dari 28 kecamatan lalu turun ke desa mencari potensi,” ungkap wanita yang juga menjadi Pembina Dekranasda Bojonegoro.

Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin menyampaikan, Bojonegoro memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan.

“Kami berharap Dekranasda Bojonegoro bisa berjalan beriringan dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan pelaku UMKM supaya bisa mendongkrak perekonomian,” tandas istri Emil Dardak ini.

Memberi semangat kepada pelaku UMKM yang hadir, Arumi Bachsin menegaskan bahwa adanya pandemi Covid – 19 tidak boleh dijadikan sebagai hambatan namun peluang untuk maju.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Atasi Banjir Bandang di Desa Soko

Setelah acara selesai, mantan aktris ini berkeliling melihat produk hasil UMKM yang dipamerkan.

Bersama Bupati Bojonegoro, Arumi Bachsin terlihat antusias terlebih produk yang disuguhkan memiliki variasi dan ciri khasnya tersendiri.

“Harapan saya sangat tinggi terhadap UMKM yang ada di Bojonegoro karena melihat ada potensi dan ada juga produk yang sudah ekspor dan legalitasnya jelas,” pungkasnya. (*Tya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *