Pertamina EP Cepu
Berita UtamaKabar Kota

Antisipasi Dampak Pembangunan Tol Ngaroban

84
×

Antisipasi Dampak Pembangunan Tol Ngaroban

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Dampak Pembangunan Tol Ngaroban

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, menggelar konsultasi publik, Selasa (15/2/2022). Acara ini terkait dengan rencana pembangunan Ruas jalan tol Ngawi – Bojonegoro – Tuban (Ngaroban) guna memetakan berbagai masalah sosial dampak dari pembangunan jalan tol tersebut.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Administrasi Umum Sekkab Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur dan pemaparan langsung disampaikan oleh Ridwan Hoesin selaku tim teknis dari Kementerian PUPR. Dalam acara ini  hadir perwakilan 16 Forkopimcam dan 70 desa yang akan dilewati ruas jalan Tol Ngaroban.

Baca Juga :  Wina Wakili Jawa Timur di Ajang Miss Muslimah Indonesia

Kusnandaka, menjelaskan bahwa konsultasi publik ini digelar untuk sosialisasi terkait dengan pembangunan jalan tol yang melintas di Kabupaten Bojonegoro.

“Akan ada dampak-dampak yang terjadi dari pembangunan jalan tol. Kami adakan konsultasi publik supaya menerima masukan dari warga atau lingkungan yang terdampak jalan tol,” kata dia.

Ia menambahkan, masukan dari warga tersebut nantinya akan menjadi dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Amdal inilah yang menjadi dasar pembangunan Detail Engineering Design (DED) jalan tol tersebut.

“Sehingga, harapannya setelah studi amdal dilalui, tidak ada lagi kendala yang tidak diantisipasi,” lanjutnya.

Baca Juga :  753 P3K Terima SK Dari Bupati Blora

Selain itu, mantan Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro ini mengungkapkan dampak positif adanya ruas Tol. Terutama sektor pariwisata di Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu tim Teknis perwakilan Kementerian PUPR, Ridwan Hoesin mengatakan bahwa nantinya jalan Tol Ngaroban memiliki panjang 116.78 Km.

Ridwan juga memaparkan bahwa dalam proses pembangunan Ruas Tol nantinya akan menggunakan skema kerjasama badan usaha dengan pemerintah daerah. Serta, rencana pembangunan jalan Tol ini bisa dimulai pembangunan pada tahun 2023 apabila seluruh tahapan selesai dan tidak ada masalah.(*ZI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *